Kamis, 19 Maret 2015

TUTORIAL MEMBUAT BROSURE PADA MS. PUBLISHER



Langkah 1 :
Dengan cara yang lebih mudah, Klik Icon Microsoft Publisher sebanyak dua kali pada desktop layar PC anda.
 

Langkah 2 :
Setelah Microsoft Publisher dibuka akan muncul tampilan seperti pada gambar dibawah ini. Setelah itu, kita buka desain brosur yang akan kita buat dengan mengklik Brochures pada menu Most Popular.

Langkah 3 :
Setelah Brochures diklik maka akan ada tampilan bermacam-macam desain brosur dan kita pilih desain brosur sesuai yang kita inginkan. Dalam kesempatan ini saya memilih desain brosur dengan nama “Bard” dan klik dua kali.




Langkah 4 :
Maka akan muncul tampilan desain brosur seperti pada gambar dibawah ini (Tampilan Depan Desain Brosur).

 

















 



Tampilan belakang
 











Langkah 5 :
Setelah itu, kita hapus semua tulisan dan gambar yang ada pada desain brosur untuk kita ganti dengan tulisan dan gambar sesuai yang kita butuhkan dalam membuat brosur.

Langkah 6 :
Sebelum memulai membuat brosur, kita ganti Background desain brosur sesuai keinginan kita. Caranya klik menu Page Design selanjutnya kita bisa memilih background yang ada pada tab Schemes dan tab Page Background. Pada gambar di bawah ini adalah tampilan background dengan nama “osean” yang telah saya pilih pada tab bagian Schemes.


Langkah 7 :
Setelah itu, kita masukkan logo instansi atau perusahaan terlebih dahulu dengan cara klik menu File, lalu klik Open, dan kita cari data gambar logo yang telah kita simpan, setelah itu klik Insert dan muncul gambar logo pada desain brosur kita.

Langkah 8 :
Setelah itu, kita tambahkan foto atau gambar pada desain brosur sesuai yang kita butuhkan semenarik mungkin.







Langkah 9  :
Sebelum menulis kata-kata di brosur, alangkah baiknya kita mendesain dahulu tempat untuk menampung tulisan semenarik mungkin dengan menambahkan fitur Shapes yang ada pada menu Insert.
 Langkah 10 :
Setelah fitur Shapes ditambahkan, biar menarik kita beri warna Shape-nya dengan klik menu Format lalu pilih Shape Styles.

Langkah 11 :
Selanjutnya kita desain brosur kita baik dengan fitur Shapes ataupun fitur lainnya lagi sesuai dengan yang kita inginkan agar desain brosur lebih terlihat menarik.

Langkah 12 :
Setelah selesai membuat semua desain brosur, kita tambahkan tulisan pada brosur sesuai dengan kebutuhan kita dengan kata-kata yang menarik dan tidak lupa untuk menambahkan kreasi misalnya merubah bentuk tulisan dan merubah warna tulisan agar terlihat lebih menarik serta merubah font huruf jika tulisan tidak cukup untuk ditampung ke dalam brosur.


 Langkah 13 :
Setelah selesai brosur yang kita buat, kita simpan File brosur kita tersebut dengan cara klik menu File lalu pilih Save As dan pilih tempat untuk menyimpan File brosur lalu klik Save. Ok, Langkah-langkah sudah selesai dan selamat mencoba untuk membuat Brosur Leaflet pada Microsoft Office Publisher.
SELAMAT MENCOBA







Sabtu, 14 Maret 2015

Tutorial membuat sertifikat menggunakan Microsoft Publiser



Langkah - langkah Membuat Sertifikat  Dengan Menggunakan Microsoft Publisher Mail Merge

Langkah-Langkah :

  1.    Buka Microsoft Publisher, dengan Klik Start ,         Pilih All Program        Pilih Microsoft Office        Lalu Pilih dan buka Microsoft Publisher.




2.      Setelah Microsoft Publisher dibuka akan ada tampilan seperti gambar di bawah ini




3.      Setelah itu kita tentukan desain Sertifikat yang akan kita gunakan dengan cara pilih Award Certificates pada menu More Templates dan akan muncul tampilan seperti pada gambar di bawah ini dan pilih desain sertifikat sesuai dengan yang kamu inginkan.

                              


4.      Bagi yang ingin membuat sertifikat dengan jumlah yang banyak, kita tidak perlu untuk membuat satu persatu sertifikatnya karena ada fasilitas yang bernama Mail Merge yang ada pada Microsoft Word dan Excel, pada kesempatan ini kita akan menggunakan Microsoft excel.

5.      Buka Microsoft Excel, Klik Start           Pilih All Program             Pilih Microsoft Office                  Lalu Pilih dan buka Microsoft Excel.
                                   



6     Kita buat Kolom (No. Sertifikat, Nama, Jenis Pelatihan, Nilai, Predikat, dan Keterangan) dan isilah kolom No. Sertifikat, Nama, Jenis Pelatihan, dan Nilai sesuai dengan ketentuan.




7.      Selanjutnya buat kolom predikat dan keterangan di samping kolom utama dan kita isi batas nilai yang akan kita gunakan misalnya “70” untuk menentukan “kurang” atau “baik” nilai tersebut pada kolom predikat dan nilai yang menentukan apakah “mengulang” atau “lulus” pada kolom keterangan seperti pada gambar di atas.
8.       Setelah itu, kita isi kolom Predikat dengan menggunakan rumus Fungsi IF yang telah di tentukan.
9.      Setelah pengisian kolom selesai, kita simpan Filenya dengan nama “Data Sertifikat” kemudian kita kembali lagi ke file sertifikat.
10. Ubahlah tulisan dan logo yang ada di dalam format sertifikat sesuai dengan kebutuhan. Sesuaikan ukuran text box dengan teks yang kita ketikkan.

             




11.  Untuk pengisian nama-nama penerima sertifikat dan data-data lainnya tersebut kita gunakan fasilitas Mail Merge pada menu Mailings. Menggunakan mail merge untuk mempercepat pengisian sertifikat atau piagam.
12. Tandai tulisan “No. , Nama , Jenis Pelatihan , Nilai , Predikat , dan Keterangan”.
13.  Lalu pilih menu Mailings/Select Recipients/Use Existing List/Cari nama file “Data Sertifikat” yang kita buat pada Microsoft Excel tadi, lalu tandai/Klik Open.
14.   Kemudian klik lagi menu Insert Merge Field/Pilih tulisan “No. , Nama , Jenis Pelatihan , Nilai , Predikat , dan Keterangan” maka akan muncul gambar seperti dibawah ini




15.   Untuk membuka nama nya, klik menu Preview Result maka akan muncul nama record pertama.




16.  Untuk memunculkan nama berikutnya tinggal menekan tanda panah ke kanan (disamping tulisan yang dilingkari merah)
17.  Setelah itu kita simpan File sertifikat kita tersebut dan selesai, selamat mencoba!

Sabtu, 21 Februari 2015

METAMORFOSIS KEHIDUPAN



METAMORFOSIS KEHIDUPAN

            Waktu itu pada tanggal 23 Juni 1993 di Jurug, Ponorogo, ada seorang anak yang terlahir dan ia bernama Kevin Rico dan dipanggil dengan Rico, anak yang terlahir di Rumah Sakit dengan sehat ini sangat ditunggu-tunggu oleh kedua orang tuanya. Dengan perasaan bahagia oleh keluarganya ia dengan kasih sayang oleh kedua orang tuanya ia dididik dan diajarkan beberapa hal hingga pada usia 2 tahun ia sudah bisa merangkak, 1 tahun kemudian yakni pada usia ke 3 tahun ia sudah mulai bisa berbicara namun masih tidak lancar hingga menjelang memasuki tahun ke 4 ia sudah bisa berjalan dan berbicara dengan lancar.
Ketika umurnya sudah memasuki 4 tahun ia dimasukkan di taman kanak-kanak di daerah Jurug tempat ia dilahirkan, ia ditempatkan di kelas nol kecil selama beberapa bulan untuk percobaan dan setelah beberapa bulan ia dipindahkan ke nol besar. Setiap harinya Rico diantar dan di tungguin sama ibunya hingga pulang sekolah. Masa ini adalah masa yang paling menyenangkan sebab kebanyakan bermain sambil belajar. Kemudian setelah lulus dari pendidikan Taman Kanak-Kanak ia lalu melanjutkan ke Sekolah Dasar.
Waktu SD adalah masa kecil yang sangat menyenangkan bagi Rico dan tak akan terulang dalam hidupnya dengan canda tawa dan keceriaan. Ia pada waktu itu sekolah SD di SDN JURUG I dimana letaknya berada di sekitar rumahnya kira-kira berjarak 50 meter dari rumahnya sehingga jika ia ingin kesekolah cukup dengan berjalan kaki saja. Saat pertama masuk sekolah perasaaan Rico sangat senang dan mempunyai banyak teman. Pertamanya Rico diantar kesekolah karena masih malu-malu sama teman yang lain tetapi lama kelamaan Rico pun berangkat kesekolah bersama kakak dan teman yang kebetulan bertetangga jadi mereka selalu bareng. Waktupun berlalu proses belajar mulai aktif dan di dalam kelas itu Rico yang paling dikenal sama ibu guru karena Rico yang selalu mengerjakan tugas di atas papan tulis dan dikenal sebagai terrajin yang datang kesekolah. Waktupun berlalu hingga ia naik ke kelas II. Yang paling berkesan yaitu saat ujiannya selalu bagus dan peringkatnya baik. Dan pengalaman yang sangat menjengkelkan waktu berada di kelas IV Rico di pukul sama gurunya karena salah dalam menghafal perkalian sampai 10 pengalaman itu sangat membuat Rico malu sama teman-teman yang lainnya walaupun ada beberapa teman lainnya juga yang salah seperti Rico dan akhirnya pelajaran matematika adalah pelajaran menantang dalam hidupnya dan menjadi pelajaran kesukaannya. Ada satu pelajaran yang sangat dia benci yaitu bahasa daerah karena gurunya killer makanya mereka memberi sebutan nama ibu gurunya yaitu ibu guru killer. Waktupun berlalu hingga ia naik ke kelas VI dan melalui yang namanya ujian dan hasil paling menyenangkan yaitu saat ia lulus dengan hasil peringkat 10 besar diantara angkatannya yaitu pada tahun 2007 dan memperoleh ijazah SD.
Enam tahun pun berlalu, dengan hasil yang sangat memuaskan ia pun memberanikan diri untuk mendaftar di sekolah unggulan yaitu di SMPN 1 SOOKO dengan ditemani orang tuanya. Setelah melewati ujian, Rico pun akhirnya dinyatakan lulus dan diterima di SMPN 1 SOOKO.
Saat Rico pertama masuk di SMPN 1 SOOKO di kelas 1 SMP (Kelas 7) dan di dalam kelasnya itu ternyata ada tetangganya lagi. Jadi mereka selalu pulang bareng dan naik angkot sampai kedepan jalan raya. Waktu itu Rico terpilih jadi ketua kelas saat itu. Seiring berjalannya waktu dengan suka duka jadi anak SMP yang mulai banyak pelajaran yang harus dihadapi. Waktu itu didalam kelas Rico selalu dijodoh-jodohkan sama teman kelas. Beberapa bulan kemudian hingga Rico naik ke kelas 8 dan terpisahkan dengan teman-teman lainnya. Namun dengan teman yang baru dalam kelasnya ia pun bisa beradaptasi dan berteman hingga kelas 9 ia pun tetap satu kelas walaupun ada beberapa orang yang terroling dikelas lain.
Banyak pengalaman suka duka sejak SMP yang paling berkesan adalah ia terpilih jadi ketua kelas selama tiga tahun berturut-turut dan prestasinya tetap tertahankan dengan selalu mendapat peringkat hingga lulus SMP dan mendapatkan Ijazah SMP, dan untuk pengalaman buruknya adalah saat ia gagal mengikuti festival musik yang cukup populer dikotanya karena terkendala oleh dana. Namun ia tidak merasa putus asa dan tetap semangat karena ia ingin mencoba lagi untuk mengikuti festival musik tersebut pada tingkat SMA.
Pada waktu SMA, Rico melanjutkan pendidikannya di salah satu SMAN di Ponorogo yaitu SMA NEGERI 1 PULUNG. Saat itu Rico memulai pendidikannya di kelas satu dan mendapatkan pelajaran yang paling dia suka yaitu pelajaran IPS dan Bahasa Indonesia karena dia suka bercerita dan aktif dalam kelas. Namun satu tahun pun berlalu hingga ia naik ke kelas dua dimana masa SMA sangat menyenangkan mulai dari berhasil mengikuti festival musik yang ingin dia ikuti sejak SMP, dan kebersamaan dengan teman dan tradisi akhir tahun yaitu melakukan rekreasi bersama teman dan wali kelas dan banyak kegiatan-kegiatan lainnya hingga saatnya ia lulus dengan hasil yang memuaskan pada tahun 2013. Setelah lulus merekapun mengadakan perpisahan dengan teman-teman se Angkatan lainnya. Hingga akhirnya Rico dan teman-teman berpisah dengan menempuh jalan masing-masing ada yang memilih untuk melanjutkan pendidikan, kerja hingga ada pula yang menikah. Namun Rico memilih untuk meneruskan pendidikannya pada salah satu Universitas Negeri karena ia ingin memiliki gelar pendidikan yang tinggi agar nantinya ia bisa mencari pekerjaan dengan mudah.       
            Pada jenjang pendidikan Perguruan Tinggi ia memilih untuk melanjutkan di Universitas Negeri Surabaya (UNESA) dengan Jurusan Pendidikan Administrasi Perkantoran. Jurusan tersebut ia pilih karena pada suatu saat nanti ia ingin menjadi seorang pendidik. Harapannya jika ia sudah lulus di UNESA adalah ingin cepat bekerja, menjadi orang sukses dan bisa membantu kebutuhan orang tua.